KATA PENGANTAR
Puji Syukur atas berkah rahmat dan nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga saya dapat menyelesaikan tinjauan ini.
Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapak Tubagus Maulana. Adapun judul yang penulis ambil adalah “Tinjauan Mengenai Karir di Bidang Komputer”.
Dalam penulisan ini, saya menyadari dengan sepenuhnya segala kekurangan baik dari segi tata bahasa maupun dari segi ilmiahnya. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk penyempurnaan tinjauan ini.
Pada kesempatan ini, saya menyampaikan rasa terima kasih kepada :
1. Yth. Bapak Tubagus Maulana, Skom selaku Dosen Etika dan Profesionalisme TSK.
2. Laboratorium Lanjut Sistem Komputer yang telah memberikan fasilitas untuk menyelesaikan tinjauan ini.
3. Rekan – rekan Asisten Laboratorium Lanjut Sistem Komputer yang telah mendukung dalam penulisan tinjauan ini.
Akhir kata penulis berharap semoga tinjauan ini dapat menjadi sumbangan yang berharga bagi pihak yang memerlukannya.
Bekasi, 19 Mei 2010
Penulis
Pendahuluan
Saat ini perkembangan dunia Teknologi Informasi disingkat (IT) sangatlah pesat, terbukti dengan meningkatnya pengguna internet dikalangan masyarakat. Berdasarkan Sumber dari internetworldstats.com data update 30 Juni 2008, jumlah pengguna internet di Indonesia menduduki peringkat ke 5 di Asia. Negara yang paling dekat dengan Indonesia (malaysia) menduduki peringkat 9. Sedangkan peringkat pertama diduduki oleh China. Untuk itu, peluang sebagai instruktur atau administrator pada jaringan pun cukup besar. Kebanyakan masyarakat hanya menggunakan internet sebagai user saja (pengguna), belum tentu orang yang sedang menggunakan komputer dan ber-internet mengerti tentang teknologi yang telah mereka gunakan. Saat ini banyak sekali kemudahan bagi pengguna untuk terkoneksi dengan internet, contohnya dengan mempunyai modal sebuah handphone dan cukup pulsa sudah dapat langsung terhubung ke dunia maya (internet). Pada saat ini berbagai provider seluler pun berlomba-lomba bersaing saling menurunkan tarif koneksi internetnya, belum lagi banyak perusahaan yang menciptakan modem mini yang portable. Banyak perangkat-perangkat jaringan buatan luar yang berteknologi tinggi yang digunakan oleh masyarakat Indonesia, dan kita sebagai pribumi pun minimal harus bisa dan mengerti tentang seluk beluk dari perangkat itu sendiri. Oleh karena itu, sudah banyak pula di ibukota beberapa lembaga dan akademi menyediakan pembelajaran dan kursus untuk mengkonfigurasi perangkat-perangkat tersebut. Saya selaku mahasiswa di bidang IT pun ikut andil dalam pembelajaran tentang teknologi komunikasi komputer yang sedang berkembang pesat ini.
Munculnya Terobosan Baru Dalam Teknologi Komputer
Saat ini perkembangan teknologi komputer sangatlah cepat, sehingga banyak terobosan dan teknologi baru yang berkembang, yang paling menonjol dari perkembangan itu adalah munculnya system operasi yang Open Source, yaitu Linux. Dan dikembangkan bersama dengan lisensi dari GNU / GPL (General Public License.) GNU/Linux ditawarkan dengan makna kebebasan dimana masalah biaya dapat dikatakan hampir gratis. Pengguna tidak perlu membayar biaya lisensi dan hanya dikenakan biaya CD atau dokumentasi saja. Meskipun banyak sekali para pengguna menyatakan GNU/Linux adalah gratis, tetapi sebenarnya tidaklah demikian. GNU/Linux adalah perangkat lunak bebas dan bukan gratis. Jika kita mengacu pada harga, biaya gratis hanyalah untuk biaya lisensi saja, selebihnya, beberapa vendor seperti RedHat memberikan support dengan cara membayar, itupun apabila Anda menginginkan lebih dari satu buah support. “Free speech, not Free Beer.”
Fleksibilitas
Setiap program yang keluar dengan embel-embel GNU merupakan perangkat lunak dimana kita mempunyai akses terhadap kode program tersebut. Tujuan dari kebebasan ini adalah agar kita dapat melakukan optimasi dan konfigurasi sesuka kita dan kemudian dibagikan untuk orang lain. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah kemudahan akses ke kode program ini berlaku untuk para pengguna? sejauh mana kebebasan ini dapat kita gunakan? Ketersediaan akses kode program pada produk GNU/Linux memang meru- pakan keuntungan bagi komunitas dan siapa saja yang ingin memberikan sumbangsihnya, tetapi hal ini bukan berarti kita perlu melakukannya untuk diri kita sendiri.
Lisensi
Masalah lisensi selalu menjadi hal yang memusingkan apalagi jika kita berhadapan dengan lisensi yang menetapkan berapa banyak jumlah user yang dapat menggunakan layanan yang sama. Masalah lain yang dapat timbul adalah diperlukannya penghitungan biaya lisensi dengan cermat sehingga menambah pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu. Dengan adanya GNU/Linux yang diberikan dengan ’lisensi’ unlimited user, unlimited installation sudah pasti hal ini mengurangi beban pekerjaan.
Stabilitas
Di GNU/Linux, kita beruntung jika mengalami crashed sedangkan di produk Microsoft atau Macintosh, kita beruntung jika tidak mengalami crashed Kernel Linux dibangun ketika sistem Unix menjadi pilihan utama para pengguna server karena kestabilannya. Dari contoh inilah ’Unix’ yang baru dibangun ulang dan kemudian dikerjakan bersama-sama oleh komunitas. Microsoft sendiri yang dikenal dengan inovasi-inovasi yang luar biasa ternyata tidak mengindahkan masalah dari produk mereka sendiri. Contohnya saja Windows NT 4.0 Server yang saat ini sudah tidak disupport oleh Microsoft, yang tentu saja mereka sudah tidak peduli sejauh mana produk mereka ternyata masih digunakan banyak orang dan masih juga bermasalah. IBM sendiri juga menyatakan dalam websitenya bahwa Linux stabil, fungsional, dan menawarkan nilai lebih.
Kekurangan Linux
Meskipun banyak dukungan mengalir untuk GNU/Linux, tetap saja sistem operasi ini bukanlah yang paling sempurna. Banyak kesulitan ditemui yang menghambat penggunaan GNU/Linux pada masyarakat luas.
1. Kurang User friendly
Kesulitan yang didapat dengan alasan tidak User-friendly semata-mata hanyalah karena dominasi sistem operasi yang berbeda. Masyarakat kita saat ini lebih tergantung dengan kegiatan yang berbasis grafis yang memudahkan pekerjaan. GNU/Linux menggunakan pendekatan yang berbeda. Perintah-perintah yang ada masih disajikan dalam bentuk command-line dimana setiap pengguna harus melakukan pengetikan perintah untuk menjalankan suatu program. Apakah ini berarti GNU/Linux tidak user-friendly? Tentu pendapat ini sama saja dengan membandingkan naik mobil otomatis atau yang manual. Masing-masing mempunyai kelebihan (atau kemudahan). GNU/Linux saat ini sudah dilengkapi dengan tampilan grafis yang indah (KDE, GNOME, Enlightment, dsb), bahkan lebih indah dari Windows. Jumlahnya pun lebih dari satu. Kita dapat memilih Desktop Manager mana yang sesuai dengan selera kita lalu melakukan konfigurasi sendiri agar lebih nyaman
penggunaannya.
2. Instalasi yang sulit
GNU/Linux mempunyai arsitektur yang berbeda dengan produk Microsoft. Contoh sederhana saja jika Microsoft menggunakan karakter A, B, C, dst untuk menunjukan partisi, GNU/Linux menggunakannya dengan cara yang berbeda. Tentang cara instalasi umumnya orang mengalami kesulitan ketika harus memasang GNU/Linux pada komputer mereka bersamaan sistem operasi Windows. Hal ini tentu saja berbeda ketika banyak orang menginstall Windows dalam keadaan komputer kosong. Begitu juga dengan GNU/Linux. Saat ini, jika kita memasang GNU/Linux pada sebuah komputer baru misalnya, kita tidak akan kesulitan seperti yang ditakutkan banyak orang. Ambil contoh saja Mandrake GNU/Linux yang saat ini dikenal dengan instalasinya yang sangat mudah.
Aplikasi
Implementasi GNU/Linux dapat diawali dengan menggunakan aplikasi dibawah
ini:
• Webserver dengan menggunakan Apache pada Intranet perusahaan.
• Email server yang dapat melakukan SMTP, POP3, IMAP4 (Sendmail)
• File-sharing dengan menggunakan Samba.
• Webserver yang dapat menggunakan SSL dengan menggunakan SSLeay
dan Apache mod ssl.
• Webserver yang dapat menggunakan Java applets, servlets (Apache mod jserv),
PHP, dan database relasional.
• Database dengan menggunakan MySQL, Postgresql.
• Aplikasi baru dengan menggunakan C++ (kompilasi menggunakan gcc)
• Image manipulation dengan menggunakan GIMP
• DNS server dengan menggunakan BIND atau DJBDNS
• Firewall dengan menggunakan Iptables
• proxy server dengan menggunakan Squid
• Router dengan menggunakan Zebra
• Aplikasi Web dengan menggunakan EnHydra
• Direktori server dengan menggunakan OpenLDAP
• Mailing-list internal dengan menggunakan MailMan
• Fax server dengan menggunakan Hylafax, dan masih banyak lagi pilihan
yang ditawarkan.
Perangkat Keras
Meskipun GNU/Linux pernah dikabarkan dapat digunakan pada komputer 386, tetapi hal tersebut penggunaannya sangat terbatas. Saat ini, setidaknya diperlukan komputer setingkat pentium dengan memory 32 MB dan 1 GB HD, tentunya jika Anda ingin menggunakan aplikasi yang lebih banyak, disarankan untuk menggunakan komputer yang lebih baik.
Distribusi
Distribusi hanyalah masalah selera dan kepercayaan. Anda bebas memilih distribusi manapun yang Anda suka. Beberapa distribusi yang terkenal adalah RedHat (pada saat artikel ini ditulis Redhat telah merilis Redhat 9 yang terbaru), SuSE, Debian, Slackware (saat ini versi 9), dan Mandrake. Gunakan selalu kernel yang terbaru (saat ini 2.4.20)
Sumberdaya
Sumberdaya merupakan hal yang paling penting dalam membentuk tim kerja yang baik. Carilah orang-orang yang mempunyai visi yang sama dengan Anda. Setidaknya Anda dapat saling berusaha dan bekerja sama.
Kesimpulan
Dengan kondisi perekonomian yang kurang stabil ini, maka solusi untuk masalah keterbatasan dana dan sumber daya adalah yaitu menggunakan perangkat dan system Open Source. Sehingga kita dapat memiliki system tersebut dan dapat mengembangkan kembali sesuai dengan kebutuhan. Berikut kesimpulan yang dapat saya berikan :
Pengaruh GNU/Linux Terhadap Para Profesional IT
Keberadaan GNU/Linux tidak dapat diingkari lagi, setidaknya hal ini dapat menjadi pilihan dalam setiap pengambilan keputusan. Semakin hari para profesional IT dituntut untuk selalu dapat memberikan solusi yang berimbang dari segi fungsi dan biaya. Hal inilah yang dituntut oleh banyak perusahaan dari pekerja IT mereka. berbicara mengenai biaya dalam proyek IT, semua orang percaya bahwa IT seringkali mengambil porsi yang besar dalam setiap proyek yang ada. Dari pembelian perangkat keras, biaya perangkat lunak, biaya sumberdaya, masalah biaya yang diekivalensikan dengan waktu, dan masalah maintenance. Dari keempat parameter diatas, dengan menggunakan GNU/Linux setidaknya kita dapat mengurangi biaya lisensi sehingga nilai fungsionalitas dari proyek tersebut dapat bertambah. Masalah maintenance GNU/Linux dikenal hanya butuh sedikit biaya dan tentunya update program dapat dilakukan dengan biaya hampir NOL. Masalah yang masih mengganjal saat ini adalah tentang sumberdaya, dimana seperti yang kita ketahui tidak banyak orang yang mengerti GNU/Linux dengan baik. Untuk hal yang terakhir inilah rasanya kita
juga perlu menginvestasikan diri kita agar kita sendiri mempunyai pengetahuan yang cukup, setidaknya untuk dapat menyakinkan lapisan atas bagaimana GNU/Linux dapat digunakan dengan nilai tambah.
Jika Anda belum pernah menggunakan GNU/Linux sebelumnya, dan juga mempunyai sumberdaya yang terbatas. Hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah mempersiapkan diri Anda sendiri. Yaitu dengan belajar dan melakukan test dari program yang ingin digunakan. Kemudian, jika Anda merasa sudah menguasai atau setidaknya mempunyai sumberdaya yang cukup. Jangan terburu-buru untuk mengganti semua server yang ada sehingga sistem produksi menjadi terganggu. Lakukan saja semuanya setahap demi setahap.
Linux Administrator
Sesuai dengan judul sub bab ini, peluang karir yang akan saya tempuh adalah sebagai Linux System Administrator atau sebagai Linux Network Administrator, Karena pada saat ini perusahaan-perusahaan besar banyak yang bermigrasi menggunakan system operasi ini untuk meminimalkan pengeluaran dan agar lebih stabil dalam performance. Sehingga peluang lapangan kerja pun cukup luas dan belum banyak orang yang megerti dan mendalami system ini. Kedepannya saya akan memperdalam ilmu ini dan mengikuti beberapa Seminar / Workshop yang membahas system operasi ini, khususnya dalam dunia /Networking. Setelah mendapatkan sertifikat ini maka peluang lapangan kerja pun semakin luas. Saya yakin perkembangan GNU/Linux akan terus dan lebih berkembang lagi, bahkan dapat mengalahkan pamor dari pendahulunya yaitu Microsoft.
Go Open Source
Gunakan komunitas GNU/Linux yang ada. Anda dapat bergabung dengan kpli@jakarta.linux.or.id, ubuntu-metro, ubuntu-indonesia.com dan linux-admin@linux.or.id untuk mendapatkan bantuan.
Jika pada akhirnya Anda dapat mengganti server dikantor yang ada dengan GNU/Linux dan memberikan performa yang baik tanpa embel-embel biaya, tunggu saja memo dari atasan untuk meminta pertanggung-jawaban kenapa Anda tidak menggunakannya dari dulu?
Referensi
[1] http://www.software.ibm.com/data/db2/linux
[2] http://www.mindcraft.com/whitepapers/first-nts4rhlinux.html
[3] http://www.praxis.co.za/990422 NT Linux.htm
[4] http://www.opensource.org/hallowen/index.html
[5] http://www-1.ibm.com/linux/pdf/BWEprintLinux.pdf
[6] http://www.kernel.org
[7] http://fokus.gmd.de/linux/linux-hardware.html
[8] http://securityspace.com/s survey/data/200302/index.html
[9] http://cr.yp.to/surveys/smtpsoftware6.txt
[10] http://www.pcmag.com/article2/0,4149,16227,00.asp
[11] http://www.sap.com/company/press/press.asp?pressID=39
[12] http://www3.ca.com/solutions.technologysubsolutions.asp?ID+3278
[13] http://www.tldp.org
[14] http://www-1.ibm.com/
[15] http://www.dwheeler.com/oss fs why.html
[16] http://www.osopinion.com/Opinions/GaneshCPrasad/Mgr’s-Guide-to-Linux.zip
Penulis,
Rangga Febrian Effendy (21106124)









